Berjemur ternyata sangat menguntungkan bagi kesehatan, dengan memanaskan tubuh kita selama 30 menit setiap hari maka kondisi tubuh kita akan membaik. Selain itu juga membantu proses detoxinasi, yaitu pengeluaran racun tubuh. Selain pengurangan kolesterol tubuh, sinar matahari juga dapat mengurangi kadar gula darah. Sinar matahari juga meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen. Selain itu dengan berjemur maka pembentukan tulang dan perbaikannya juga terbantu. Masih banyak lagi manfaat sinar matahari bagi kesehatan manusia.
1. Sinar matahari menurunkan gula darah.
Sinar matahari semacam insulin yang akan memberikan kemudahan proses penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal ini akan merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glycogen), dan tersimpan pada hati dan otot, dengan demikian menurunkan gula darah
2. Sebagai penawar infeksi dan pembunuh bakteri.
Terpaan sinar matahari membantu membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur. Hal itu berguna untuk perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonitis, pneumonia, mumps, asma saluran pernapasan. Beberapa dari virus penyebar kanker ditaklukkan oleh sinar ultraviolet (UV) ini. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Dalam waktu 10 menit saja bakteri yang beterbangan di udara dapat dilumpuhkan oleh sinar matahari.
3. Penghasil vitamin D.
Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit. Ia mengubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Mengarahkan bagian dari tubuh ke sinar matahari selama 5 menit saja memberikan 400 unit vitamin D. Wow coba hitung sendiri jika kita berjemur selama 30 menit.
4. Meningkatkan kebugaran pernafasan.
Sinar matahari dapat meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan kebugaran pernafasan ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.
5. Mengurangi kadar kolesterol darah.
Karena proses pengubahan kolesterol di bawah kulit menjadi vitamin D, menyebabkan tubuh mengeluarkan kolesterol yang ada dalam darah menuju ke kulit, sehingga mengurangi kolesterol dalam darah.
6. Meningkatkan kekebalan.
Pancaran sinar matahari yang mengenai tubuh menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) bertambah. Pengaruh ini bertahan sampai 3 minggu. Nitrofil membunuh kuman-kuman lebih cepat setelah pernafasan dengan sinar matahari. Sepuluh menit di bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu dapat mengurangi flu 30-40 %.
7. Sinar matahari membantu dalam membentuk dan memperbaiki tulang-tulang.
Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh karena terkena sinar matahari, otomatis dapat membantu meningkatkan penyerapan kalsium dan sangat menolong pembentukan & perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak Normal).


No comments:
Post a Comment